Saturday, January 30, 2010

Rezeki Menikah

Rezeki Menikah, sudah banyak orang yang meyakini sekaligus merasakan bahwa, dengan menikah seseorang akan mengalami peningkatan secara ekonomi. hanyalah fakta-fakta tanpa pengetahuan kenapa seseorang yang tidak memiliki apa-apa saat sendiri, namun ketika sudah menikah kemudian ada saja jalan rezekinya itu, biasanya berupa rumah, dan alat-alat rumah tangga lainya. Sesungguhnya orang tidak perlu mengejar rezekinya dengan jalan menikah,
Numun Menikah adalah untuk mengerjakan perintah Allah Ta'ala dan sunah baginda Nabi SAW, sedangkan janji-janji Allah Ta'ala sudah otomatis terjadi dengan sendirinya. Allah Ta'ala tidak pernah ingkar janji, meskipun seseorang tidak pernah mengerti tentang janji Allah Ta'ala. Diantara yang sangat perlu diperhatikan dalam menikah adalah memilih jodoh yang shalih atau shaliha dan memberikan mahar dengan kerelahan hati. Seseorang yang telah menikah sudah tentu berkewajiban menanggung nafkah istrinya, kemudian telah mempunyai anak maka ia juga berkewajiban menaggung nafkah anaknya. Oleh karenanya setiap muslim seharusnya berniat iklas untuk mengharapkan rida Allah Ta'ala dalam memberikan nafkah kepada keluarganya, karena nafkah itulah yang di sebut dengan shagadah rutin atau infak. Maka jangalah sekali - kali memberikan nafkah kepada istri karena takut kepada sang istri, atau karena ingin dipuji oleh mertua dan sebagainya, karena yang seperti itu adalah riya', Tidak akan mendapat apapun dari Allah Ta'ala selain murka dari-Nya. Bila seorang suami memberikan nafkah kepada istri karena niat mengharapkan ridha Allah Ta'ala maka sudah barang tentu Allah ta'ala pasti melipat gandakan infak yang diberikan untuk mengarapkan ridha-Nya. Termasuk infak nafkah kepada anak dan istri. Alah Ta'ala banyak menyediakan pintu-pintu rezeki dan orang yang telah membuka seluruh pintu-pintu rezeki yang telah disediakan oleh Allah Ta'ala itu adalah orang yang bertakwa. Namun dari sekian banyak pintu rezeki yang telah disediakan oleh Allah Ta'ala itu, hanya pintu menikah saja yang sudah sering dibuka dengan benar oleh kebanyakan orang pada zaman sekarang ini. Karena bila banyak orang yang mengaku bahwa menikah benar-benar mendatangkan rezeki, maka ketahuilah, bahwa seorang suami yang telah menikah biasanya memang dapat berinfak dengan baik kepada istrinya. Tentu saja infak tidak perlu diniatkan untuk mendapatkan kelipatan harta karena itu akan terjadi secara otomatis. Sebagaimana janji Allah Ta'ala, namun rata-rata seorang suami selalu memberikan harta yang terbaik untuk menafkahi istrinya. Sudah tentu syarat-syarat infak terpenuhi untuk membuka pintu Rezeki Menikah karena infak memang harus denga harta yang dicintai.
Tulisan ini saya ambil sedikit dari buku yang dibuat oleh pimpinan saya disuatu perusahan, judul buku Kitabur Risqi nama penulis M.Mahbub Junaidi, ST. ini saya jadikan posting lantaran bagi saya cukup penting karena proses hidup saya ataupun kalian yang belum menikah akan menuju kesana,, kalaupun kurang bermafaat bagi sobat harap maklum, ini hanya sebagai pengingat saya. tapi kalau sobat merasa ini bermamfaat saya sangat senang sekali, dan saya akan menulis beberapa lagi tentang pintu-pintu rezeki.  

19 comments:

  1. Owh...

    gitu yah...

    lgian pasti dapet rizky setelah menikah karena menikah adalah suatu ibadah..

    nice

    ReplyDelete
  2. Chandra@ iya sob,,thanks komentnya,,,

    ReplyDelete
  3. betul tuh.. menikh kan udah kewajiban seorang muslim.. tgx info gan..
    baca dan komen ini ya..

    ReplyDelete
  4. Yakinlah..atas janji dan jaminan Allah..kalo rezeki setelah menikah itu akan melimpah...secara logika pun ya pas ti bertambah..karena menyatukan 2 rezeki yang didapatkan oleh masing-masing baik istri maupun suami..jd..apa yg d khwtrkan dengan menikah..........ayooo menikah.

    ReplyDelete
  5. yahya@ betul banget tu sobat
    Abu@ terima kasih komentnya,, sukses selalu buat kamu sob

    ReplyDelete
  6. Wah, postingnya ada kesinambungan dengan tulisan dinding di facebook saya (http://facebook.com/andriwiyasa)

    Salam YAKIN SUKSES !!!

    ReplyDelete
  7. Oia, Belum nikah, ya? Kapan donk? Dijamin "MENYESAL" dech. Saya juga baru

    ReplyDelete
  8. Andri@ maksih, Menyesal kenapa sobat,,,

    ReplyDelete
  9. Menyesal gak dari dulu, hehe... td belum beres. Saya baru 2 thn, menikah. Rizki, alhamdulillah...

    ReplyDelete
  10. wah sebagai motivasi ni mas,,, bearti terlambat pingin nya dari anak-anak ya mas, wkewke,,, canda mas,, salam sama leluaraga mas, semoga di beri rezeki yang melimpah...

    ReplyDelete
  11. yukk.. Nikah......
    dah punya calon lum nih... huhuhyyy...

    ReplyDelete
  12. pekanbaru@hahahaha, insyaalah kalau jodoh, namun kalau belum terpaksa di undur lagi wkewke,,,

    ReplyDelete
  13. Menikah banyak sekali manfaatnya, sob.

    ReplyDelete
  14. mencari komentar darii blog anda untuk mempererat silaturrahim

    ReplyDelete
  15. Wah masih lama nih untuk merried.. hehehe

    ReplyDelete
  16. wiyona@ makasih telah berkunjung..
    Secangkir@hahahaha, matap tu slogan,,
    akhatam@ siap2 aja kita semua insyaallah akan menuju proses menikah..

    ReplyDelete
  17. menikah sngat di wajibkan untuk menghindari perzinaan slam w0ng cengkir

    ReplyDelete